Pengabdian Masyarakat Internasional FK UNS Perkuat Kesehatan Mental dan Literasi Kesehatan Anak Migran di Kuala Lumpur

Tim Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional di Pendidikan Non Formal/Sanggar Belajar Aisyiyah di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah Pengabdian Mandatory Internasional UNS dengan tema “Intervensi Interaktif Penguatan Kesehatan Mental dan Literasi Kesehatan Anak-Anak Migran di Sanggar Belajar PCIM Malaysia dalam Mendukung SDGs 3, 4, dan 17”.
Anak-anak migran yang menjadi sasaran program merupakan kelompok yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan formal dan layanan kesehatan, antara lain karena faktor sosial dan ekonomi. Sebagian dari anak-anak tersebut merupakan anak dari pekerja migran Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia. Kondisi ini menegaskan pentingnya dukungan berbasis komunitas untuk memperkuat pengetahuan, kesehatan, dan kesejahteraan mental mereka. Program ini berfokus pada penguatan kesehatan mental, edukasi dan promosi literasi kesehatan, pengenalan anatomi tubuh, serta pemeriksaan antropometri. Pendekatan interaktif digunakan agar materi kesehatan dapat diterima anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, dan Universiti Sains Malaysia (USM). Dalam kegiatan ini tim pengabdian dari Fakultas Kedokteran UNS terdiri dari beberapa program studi termasuk Program Studi S1 Kedokteran dan Profesi Dokter, Program Pendidikan Dokter Spesialis, dan Program Studi S2 Biomedis FK UNS. Kegiatan pengebdian Masyarakat dilaksanakan pada tanggal 9 September 2026 di Kuala Lumpur Malaysia.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Tim FK UNS yang hadir pada kegiatan ini diantaranya adalah dr. Betty Suryawati, Ph.D., Sp.MK; Dr. dr. Selfi Handayani, M.Kes; Dr. dr. Rohmaningtyas Hidayah, Sp.KJ; dan Dr. dr. Adji Soewandono, Sp.F, bersama Dr. dr. Ety Handayani, M.Kes dari Fakultas Kedokteran UII serta dr. Siti Nurma Hanim, PhD dari Universiti Sains Malaysia. Kegiatan turut dihadiri perwakilan PCIM Malaysia dan pengurus pendidikan non formal atau sanggar belajar Aisyiyah yang dikelola oleh PCIA Malaysia di Kuala Lumpur.
“Untuk meningkatkan pengetahuan, anak-anak migran dapat mengakses pendidikan non formal melalui beberapa sanggar belajar yang dikelola oleh PCIM dan PCIA malaysia salah satunya di sanggar belajar Aisyiyah di Kuala Lumpur. Seluruh rangkaian berlangsung lancar dan mendapat respons positif. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias dan gembira, baik dalam sesi edukasi maupun pemeriksaan Kesehatan” ujar dr. Betty Suryawati sebagai ketua kegiatan pengabdian internasional ini.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi lintas perguruan tinggi dan komunitas diharapkan dapat memperluas akses edukasi kesehatan bagi anak-anak migran sekaligus mendukung pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Hasil pemeriksaan, skrining, dan edukasi dapat ditindaklanjuti oleh pengelola sanggar belajar melalui pemantauan kesehatan secara berkala, penguatan edukasi kesehatan dan kesehatan mental, serta pemanfaatan media dan alat yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi dapat berkembang menjadi program yang berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, kesehatan fisik dan kesejahteraan mental anak-anak migran.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Humas FK UNS
english 









